A Confession

Selamat Malam,

 

Satu tulisan lagi sebelum saya kembali tidur dan bermimpi.

Ada beberapa kalimat yang saya ingin tuliskan untuk cinta pertama ku.

 

Saya senang dengan semua yang kamu berikan ke saya.

Ini tentang tulisan yang kamu tuliskan ditujukan kepada saya.

Terkadang kamu tidak pernah mengatakan itu untuk saya, tapi di sudut hati terkecil saya mengatakan atau boleh dibilang mengharapkan; bahwa yang kamu tuliskan itu memang untuk saya.

Saya senang dengan semua lagu yang kamu berikan.

Saya senang tiap kamu tersenyum lembut pada saya, seolah hanya untuk saya.

Saya senang dengar suara kamu, menenangkan pikiran saya.

 

Tiba-tiba saya teringat tentang cokelat yang tidak kamu ambil , karena malu. Itulah kamu.

Tiba-tiba saya teringat kamu yang berpindah di sisi kiri saya ketika kita hendak menyeberang jalan.

Tiba-tiba saya teringat perasaan bergetar ketika menunggu kehadiran kamu.

 

Hanya saya yang punya cerita ini, dan kamu punya cerita mu sendiri.

Saya tidak pernah mengetahui perasaan kamu sesungguhnya, biarlah kamu saja yang paham dengan perasaanmu.

 

Kamu berada jauh di titik ketinggian yang tidak bisa saya raih.

Kamu adalah bintang inspirasi saya.

Cahaya yang datang dari masa lalu.

Apa yang kamu pikirkan tentang saya?

 

Depok, 08 September 2013.

Advertisements

2 thoughts on “A Confession

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s