Category Archives: Life

Coretan Masa Lalu

Ada seorang pria yang menarik hatiku.

Dia pemalu, pendiam dan dingin. Tipikal pria yang menutup diri. Entah apa yang dipikirannya, ketika suatu hari dia harus bertemu dengan seorang wanita, yang pribadinya jauh berbeda dengannya, bagai bumi dan langit.

Wanita cantik, ceria, rusuh, terlalu terbuka. Seorang wanita yang memaksa masuk ke kehidupan sang pria. Runyam sudah hidupnya, kurasa. Seharusnya aku mengerti, si pria mulai membangun tembok yang tinggi, tembok pertahanan demi melindungi dirinya dari si wanita. Sedih rasanya, namun wanita itu tidak sensitif dengan keadaan itu dan terus saja mengajak pria tersebut kedalam hidupnya.

Genggaman tangan yang hangat untuk pertama kalinya dan pelukan yang erat, sudah cukup menyadarkan bagaimana perasaan wanita itu terhadapnya, o love..they evolved..

Setiap wanita yang pertama jatuh hati, entah bagaimana rasanya tidak mungkin berhasil. Diantara persimpangan jalan, manakah yang harus dipilih? Kembali keawal, atau terus berjalan kedepan.

Ada kalanya wanita itu ingin pergi karena sikap dingin sang pria ketika diwaktu yang sama, ucapan happy birthday diantara puluhan orang, dialah yang pertama.

Saat wanita itu mendukung cintanya, dia sendiri yang pertama kali menangis. Lalu apa dia harus bilang begitu saja, kalau dia mencintainya?

Ketika sang pria mulai kehilangan tujuan, hanyalah dia satu-satunya yang tetap menyemangatinya… He is start to cry, how sweet……

Keduanya sedang berjuang, terhadap dirinya masing-masing…… Ketika berbicara cinta, seharusnya mampu meruntuhkan tembok ego..

It’s long way to go, but miracle does exist…….. I believe…….

Advertisements

The Little Persian and Her Guardian

Suatu pagi berawal dari obrolan ringan dengan aa , kalo makhluk paling lucu itu ya kucing, apalagi anak kucing. Terus berlanjut dengan, ayo kita pelihara satu, hahaha. Kata aa iyaudah ntar ditaro dikontrakan khusus, soalnya dirumah pada gak suka kucing.

Sebulan dari pembicaraan itu gak ada kelanjutannya sih, hiks, merasa di-PHPin. Aku pun sibuk mempersiapkan sidang skripsi. Akhirnya setelah sidang skripsi tanggal 25 April 2014, aa jemput dan langsung ngajak ke Pasar Hewan. Terus katanya boleh ambil satu. Hahahaha senangnya.

Setelah muter-muter berkali-kali, banyak banget pilihannya. Begitu pula keinginanku. Yang pertama pingin punya Russian Blue, kayak Arsene. Kedua, Himalayan kayak Karupin. Yang ketiga kayak Amanojaku Atau white solid dengan mata biru. Ketemu sih kriteria kedua dan keempat, eh gak sesuai budget. Lagipula si mpus kayak gak tertarik sama kami.

Akhirnya disatu toko, ada anak kucing yang mengeong-ngeong waktu disamperin. Aktif sih enggak, cuma dia gak betah dikandangin, buktinya pas aku keluarin dia diem. Aduh ini kitten lucu sekali, mungil dan mukanya melas, kasihan sekali deh keadaanya. Kurus, kecil, ringan, bulunya kusam dan sayu. Padahal masih banyak kitten yang lebih sehat (seenggaknya lebih berat), aktif dan lincah. Tapi chemistry sama kitten ini muncul. Lagipula aa juga seneng soalnya ekornya meliuk-liuk. Kuambil lah dia, kubawa pulang. Selama dikeranjang dia nangis terus. Benar-benar kasihan dan gak tega. Sesampainya dirumah, ternyata kitten ini gak mau makan, tingkahnya juga seperti ketakutan.

Azalea namanya, kuberi nama demikian sesuai bahasa bunga azalea, cinta pertama. Dalam bahasa Yunani, Azalea ini artinya kering, kayak badan Lea.  Masih gak mau makan beberapa hari, Lea kubawa ke Vet, katanya Lea cacingan. Karena berat cuma 500 gram belum boleh dikasih obat cacing. Kemudian disarankan dikasih wet food, madu dan vitamin biolysine.

Atas : pertama adopt, bulu kusam,kecil, kurus lihat aja perutnya kedalem dan pipinya tirus. Bawah : pipi gembul, perut bulet, bulu yang habis kena jamur perlahan tumbuh.
Atas : pertama adopt, bulu kusam,kecil, kurus lihat aja perutnya kedalem dan pipinya tirus.
Bawah : pipi gembul, perut bulet, bulu yang habis kena jamur perlahan tumbuh.

Lea kecil sangat manja, maunya digendong tapi sama aku saja. Kalo dideketin orang lain nangis, dikandangin nangis selain itu dia juga lemas. Kalo ditinggal pasti nyamperin. Sungguh menggemaskan tapi kasihan.

Akhirnya sekitar 3 minggu stelah adopsi Lea kami sepakat untuk mencarikan teman, pilihan jatuh di FJB Kaskus, ada kitten Himalaya. Setelah janjian, ternyata si kitten sudah besar. Syukurlah dia penyayang dan bisa cepat akrab sama Lea. Selain itu dia ramah sekali, sama kami pun cepat nurut. Duh senangnya.

Si jantan yang sok cool, tapi mukanya imut-imut.
Si jantan yang sok cool, tapi mukanya imut-imut.

Kucing Himalaya ini kuberi nama Heimdall, dewa penjaga Bifrost dalam mitologi Nordic. Penjaga untuk Lea. Heimdall mendapat julukan the whitest of the Gods sesuai dengan bulunya yang putih dan sealpoint khas Himalaya serta bermata biru.

Semenjak ada Heim, Lea jadi sedikit aktif. Suka jalan-jalan, mau makan dan minum meskipun masih lemas. Saking lemasnya, dia mau minum dari ember dan kecebur sampai kuyup. Lea pun kena jamur L. Beberapa minggu setelah pengobatan akhirnya Lea sembuh tapi bulunya rontok semua.

Tanggal 26 Juni, Lea dan Heim dibawa lagi ke Klinik Hewan Depok buat check up. Heim beratnya dari 1,7kg jadi 1,4kg tapi sehat. Keadaan Lea membaik dengan berat 1kg akhirnya dikasih obat cacing. Seminggu setelah dikasih obat cacing, makannya semakin lahap dan makin gendut. Tanggal 17 Juli, dikasih lagi obat cacing, kali ini untuk Lea dan Heim.

Tanggal 24 Juli 2014, setelah check up, akhirnya Lea dan Heim boleh divaksin. Saat itu Lea BB-nya 1,5kg dan Heim jadi 2,2kg.

Badanku dulu, tak segini, keranjangku pyn tak muat lagi ............
Badanku dulu, tak segini, keranjangku kini tak muat lagi …………

Duo gendut ini sekarang hobinya bergulat, lari-larian, lompat-lompatan dan makan -_______- Si Heim ini jahil, suka ngeplak kepalanya Lea sampai si Lea nangis. Tapi lama-kelamaan Lea jadi berani sama Heim, suka dibalasnya Heim kalo jahil. Hahaha. Mereka ini lucu, kalo diajak main aku dicuekin. Kalo aku cuekin, mereka nyamperin. Haduh.

siap-siap gulet
siap-siap gulet

Tapi syukurlah kini mereka berdua pada sehat. Memang berat diawal, bahkan pernah berniat membuang Lea (maafin aku ya Lea), tapi gak tega lagipula jadi dimarahin aa. Walaupun beda umur Lea dan Heim jauh mereka tetep akrab.

Terima kasih untuk drh.Eri, drh.Tyas dan kru di Klinik Hewan Depok. Konsultasinya enak, pada sabar dan gak memberatkan pengobatan (karena aku awam tentang perawatan kitten, kalo disuruh opname pasti iya iya aja) . Juga kalo grooming disini bersih banget, telaten. 2x grooming ditempat lain, berbeda banget hasilnya, Heim dan Lea lebih wangi, tambah cakep dan bersih, terutama bagian telinga (ditempat yang lain, pernah masih kotor banget). Selain itu juga aku jadi rajin browsing diforum perawatan kitten dan semacamnya.

This is my new experience on pet, semoga Heim dan Lea sehat terus.

Salam, Cat Lovers.

Review : Maleficent , Sang Peri Tanpa Sayap

Dahulu kala hidup sepasang Raja dan Ratu yang mendambakan seorang anak dan terkabulah impian itu, sehingga Raja mengadakan pesta besar-besaran. Turut pula para Peri kerajaan, yang memberi hadiah berupa kecantikan dan kebijaksanaan. Tiba-tiba munculah seorang Peri yang marah karena tidak diundang dan memberikan ‘hadiah’ berupa kutukan, “Putri akan hidup bahagia hanya sampai usia 16 tahun, setelah itu dia akan tertusuk alat pintal dan tertidur, hanya ciuman sejati yang akan membangunkannya”. 

Pasti pada tau kan kisah diatas? Iya itu kisah si Sleeping Beauty, princess Aurora. Dan pasti sudah tau pula akhir cerita ini, datang pangeran – dicium – bangun – married – happy end.

Maleficent, sebuah film yang mengangkat tema dari cerita anak ini.Kalo kamu berpikir dapat ending yang sama, maka kamu salah. Maleficent bukan film membosankan dengan alur cerita yang sama seperti itu.

Maleficent yang diperankan oleh Angelina Jolie merupakan tokoh sentral dalam cerita ini. Setelah sayap keasayangannya dipotong oleh orang yang berambisi menjadi raja, Stefan, Maleficent menjadi amat sedih dan terpuruk. Kesedihan itu menjadikan amarah dan dendam luar biasa sehingga Maleficent berniat membalas perbuatan  King Stefan. Dendam ini merubah sifat Maleficent yang baik menjadi peri jahat. Maleficent kemudian menyihir seekor gagak menjadi lelaki tampan (Diaval) dan menjadikannya tangan (sayap) kanan.

Pada hari kelahiran putri pertama king Stefan, Maleficent datang dan memberikan kutukan tidur kepada putri Aurora.

Akhirnya King Stefan memerintahkan putri Aurora diasingkan bersama tiga peri ceroboh, berisik dan payah. Sedangkan King Stefan memikirkan strategi bagaimana menghadapi Maleficent.

Ditempat lain, Maleficent  dan Diaval mengamati pertumbuhan dan perkembangan putri Aurora dan Maleficent memberikan panggilan kesayangan Beastie, si monster kecil. Diaval turut menjaga Aurora dalam wujud gagak-nya.

 

Sampai tiba Aurora menjadi remaja, dia bertemu dengan Maleficent. Aurora senang bertemu dengan Maleficent dan menganggapnya sebagai peri pelindungnya. Maleficent terenyuh, dengan kebaikan dan kelembutan Aurora. Dia menyesal dengan kutukannya. Pada akhirnya dia sendiri yang membawakan Pangeran sebagai cinta sejati Aurora untuk menciumnya.

Ah, jika kamu menebak alur cerita ini sama dengan kisah sleeping beauty lainnya maka kamu salah.

Kenapa orang yang baru kamu temui dan tidak pernah mengenal kamu adalah cinta sejatimu?

Bagaimana endingnya? Bagaimana nasib Maleficent? Bagaimana dengan Aurora yang ditelantarkan king Stefan?

Saya terkagum-kagum dengan kisah Maleficent ini, sungguh luar biasa imajinasinya. Tepat sekali memberikan peran Maleficent kepada Angelina Jolie, aktingnya yang memukau gak pernah bikin kecewa. Gak cuma modal tampang dan seksi aja, Jolie emang aktris kelas satu yang gak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam berakting. Jolie mampu menangis pilu, menyayat hati ketika harus kehilangan sayap kesayanganya. Tokoh Maleficent yang haus akan keinginan balas dendam tapi disisi lain memiliki hati yang iri ingin dicintai. Ketika dia menampilkan sosok benci tapi sayang. Gak ada kekakuan dan awkward sama sekali.

Berbeda dengan Jolie, Elle Fanning sebagai Princess Aurora, harus menampilkan sesosok putri yang selalu bahagia. Fanning bisa tersenyum manis sekali dan sangat polos dalam pembawaannya. Sang peran pangeran, menurut saya, kurang berkharisma sebagai pangeran, hanya seperti remaja kebanyakan.

Sedangkan Diaval, dia sangat setia pada Maleficent, dia menghormati Maleficent bukan takut kepadanya, kalo takut, gak mungkin kan dia mentertawakan Maleficent yang ketimpuk lumpur ;). Selain itu Diaval rela berkorban dan gak pernah membangkang Maleficent, kecuali untuk satu hal “Kau boleh mengubahku menjadi apapun, kecuali anjing, hewan jahat pengganggu burung!” “Baiklah, kau akan kuubah menjadi cacing.” “Ya apapun! Cacing, naga! Tapi tidak menjadi anjing.”

Didukung dengan aktor tampan dan aktris yang cantik-cantik, cerita Maleficent gak akan bikin kantuk.

Film ini saya beri 8/10 dari segi cerita, 8/10 dari graphic filmnya. Film yang sayang banget kalo gak ditonton di bioskop, karena akan lebih berkesan. Soundtrack film juga mendukung banget, Once Upon A dream by Lana Del Rey.

Jadi, apa menurut kamu dongeng dan legenda itu selalu benar?

Akhir kata, selamat menonton untuk yang belum nonton. 🙂

Depok, 08 Juni 2014

09:47

X-Men : Days of Future Past , apakah masa lalu bisa diubah?

Selamat malam , selamat menikmati akhir pekan, dan sayang sekali besok adalah hari Senin, ya gak apa-apa sih, cuma barangkali ada yang masih pingin leha-leha. Gimana kemarin apakah semuanya memperingati Harpitnas?

Tanggal 31 Mei 2014, gue menikmati akhir pekan di bioskop. Rasanya sudah lama sekali tidak nonton film di teater. Gue rencana pergi dengan kedua sahabat saya, Apri dan Ega. Setelah berdebat bagaimanapun juga akhirnya pilihan jatuh ke film X-men : Days of Future Past.

Pada awalnya gue memandang sebelah mata film ini, alias gak terlalu peduli apakah film ini bagus atau tidak, karena kenyataannya gue belum pernah sama sekali nonton film X-men sebelumnya, toh tujuan gue cuma mau hang out sama kawan-kawan yang waktunya sulit dicolong ini, hehe.

Tiket dipesan untuk pemutaran kedua jam 15.15 . Karena harus menunggu Apri yang padahal sudah bela-belain dari kampusnya di bilangan Condet hanya dalam waktu 20 menit ( Iya, sumpah 20 menit dengan kendaraan roda dua, astaga), akhirnya kami telat 30 menit.

Tentu saja kami kehilangan prologue yang bakal jadi cikal-bakal film ini deh. Lumayan menyesal kenapa gue, yang notabene mesenin tiket, gak milih putaran ketiga aja. Tapi apa mau dikata.

Gue nonton pada bagian udah banyak pesawat dan beberapa menit kemudian gue sadar kalo itu adalah adegan perang. Luar biasa terkejut, kok tiba-tiba gini, kok tiba-tiba Jennifer Lawrence kayak film Avatar, dan lain-lain. Dengan sedikit nalar, akhirnya gue paham jalan ceritanya.

Film ini berkisah tentang penyelamatan dunia masa depan, dimana pada masa depan telah diproduksi robot canggih bernama Sentinel, yang berfungsi untuk membunuh para mutant. Hal ini membuat Professor X dan Erik mengutus Logan, the Wolverine, untuk kembali ke masa lalu. Ya gitu deh caranya pake kekuatan seorang mutant.

Di masa lalu, Logan ketemu Prof.X muda dan Hank, dia meyakinkan mereka berdua untuk menghentikan, Raven a.k.a J-Law (yang menjadi titik temu film ini), karena misi Raven inilah yang akan menyebabkan Sentinel terus memburu para mutant.

badannya Jennifer bikin iri ajadeh -_-

 

Sebelumnya mereka memerlukan bantuan Erik (sang pengendali logam) yang dipenjara. Ditolong oleh Quicksilver, yang memiliki kekuatan lari super cepat, untuk membebaskan Erik. Adegan ini gak boleh dilewatkan, karena menurut gue pribadi, adegan ini lucu banget.

ini si Quicksilver, tampangnya yang belagu dan sok cool ini, bikin     kesengsem, haha.

Akhirnya setelah berpisah dengan Quicksilver, Logan dan kawan-kawan ( Prof.X, Hank dan Erik .red) terbang mencari Raven. Cerita berlanjut, dan J-Law keren banget.

Dari segi cerita, film X-men : Days of Future Past ini mungkin agak classic ya, intinya tentang penyelamatan, harga diri, persahabatan, cinta dan keluarga. Alur cerita juga mengalir begitu aja dan kurang greget. Kenapa gue bilang kurang greget? Karena pas diakhir cerita gue kira bakal surprise or at least give something amazed, ternyata endingnya begitu aja. Lonjakan atau klimaks di film ini juga kurang, berbeda sama film Marvel lain yang sarat aksi.

Kekurangan alur cerita ini bisa terobati dengan fitur tekhnologi yang canggih. Dari robot-robotan, kekuatan para mutan dan pesawat tempur yang mana mereka bersetting di tahun 1973. Di tahun yang sama, disini lagi ngapain yaa. Hmmmm.

Kekuatan dalam film ini ada di Jennifer Lawrence (karena gue suka sama dia, haha), moral story yang bisa ditangkap ; bagaimanapun kita harus melindungi saudara kita, dan yang pasti kecanggihan fitur tekhnologi serta kekuatan para mutant yang bikin ngiri.

Jadi, buat fans X-men garis keras, pastinya film ini gak boleh dilewatkan. Untuk yang belum nonton atau gak semua film X-men nonton, boleh banget lah nonton film ini. Meskipun dalam universe yang sama, gak bakal bikin bingung dengan alesan belum pernah nonton film sebelumnya. Malah dengan nonton film ini, ada kemungkinan kalian yang belum pernah nonton bakal punya keinginan untuk nonton film X-men sebelumnya (seperti gue ini, hehe).

Baiklah, jangan lupa ya nonton film ini, tapi jangan ketinggalan kayak gue.

Selamat menikmati akhir bulan, dan yang abis gajian jangan lupa sedekah ya. 🙂

Salam, hangat.

Depok, 01 Juni 2014

19.30

List Komik April 2014

DS store

Please Read Before Buy  About Dark And Sweet

Daftar Komik Ready Stock

no     Judul Komik       Volume                Harga

  1. Chobits 2                                         @ 8rb
  2. Chobits 3                                          @ 9rb
  3. Chobits 4                                          @ 10rb
  4. Chobits 5                                         @ 8rb
  5. Detective Conan Special 4    @ 8rb
  6. Detective School Q 3            @ 10rb
  7. Detective School Q 4            @ 10rb
  8. Detective School Q 15          @ 8rb
  9. Digimon Tamers 3                 @ 13rb – segel
  10. Dorabase 1                                @ 12rb
  11. Flame of Recca 20                  @ 8rb
  12. Gisele Alain 1                        @ 15rb – segel
  13. Gisele Alain 2                        @ 15 rb – segel
  14. Hai Miiko 1                             @ 10rb
  15. Hai Miiko 11                           @ 10rb
  16. Hunter X Hunter 3                  @ 15rb – segel
  17. Hikaru’s Go 6                           @10 rb
  18. One Piece 1                               @ 12rb
  19. Prince of Tennis 39              @ 8rb
  20. Q.E.D 20                                      @ 10rb
  21. Rave 7                                           @ 10rb
  22. Rave 14                                       @ 10rb
  23. Slam Dunk 16                          @ 10rb
  24. Slam Dunk 20                          @ 10rb
  25. Tsubasa Reservoir Chronicle 23 @ 15rb – segel

Daftar Komik Set Ready Stock :

  1. Alice 19th 1-7 (T)            @ 80rb
  2. B-wanted 1-6 (T)             @ 70rb
  3. Coz I Love You 1-3 (T)    @ 45rb
  4. How Much Is Happiness 1-2 (T) @ 20rb
  5. My Happiness In You 1-5 (T) @ 60rb

List Komik Maret 2014

 

DS store

 

Please Read Before Buy  About Dark And Sweet

Daftar Komik Ready Stock :

no     Judul Komik      Volume           Harga

  1. 3 Stars Love Days                @ 10rb
  2. Chika’s Wish                         @ 9rb – segel
  3. Heaven’s Will                         @ 10rb – segel- SOLD
  4. Help !!                                      @ 9rb – segel
  5. Hold Me Noir                          @ 11rb – segel
  6. Kuroneko                               @ 9rb – segel – SOLD
  7. MadameMoiselle Butterfly      @ 10rb – segel
  8. One Side Of Love                   @ 10rb – segel
  9. Pajama’s Wish                        @ 15rb – segel
  10. Paman Gober : Nostalgia 72   @ 20rb – segel
  11. Paman Gober : Tematis 33     @ 15rb – segel
  12. Paman Gober : Tematis 34     @ 15rb – segel
  13. Please Stop The Time             @ 11rb – segel
  14. Princess and I                         @ 9rb – segel
  15. Pudding & Me                         @ 10rb – segel – SOLD
  16. Secret Love                             @ 11rb – segel
  17. Sweet Words No Love             @ 10rb – segel
  18. The Blue Library                      @10rb – segel
  19. The Reason For Falling In Love @ 10rb – segel

Daftar Komik Set Ready Stock :

  1. Full Metal Alchemist 1-19 (minus 5 buku)
  2. Mangaka’s Love & Fall In Love Like A Comic @ 19rb – segel
  3. New Kungfu Boy 19 & 20     @ 20rb
  4. Your Dark Wings & Your White Wings @ 30rb – segel
  5. Yu Yu Hakusho 1-19 (T) @ 210rb

Dark And Sweet Comic store

Image

WELCOME TO MY STORE

Dark and Sweet store menyediakan jasa request komik dan komik ready stock!

We’re new but trusted 100 %

How to order :

1. Pilih komik kesukaan kamu 😉

2. Invite BBM : 76753274 / 769ACC8F | add Line : ds__store (garis bawahnya 2) | WA/text only : 08568628277

3. Kirim format order :

  • untuk komik ready stock : nama_alamat_no hp_judul komik
  • comic by request :  REQ_nama_alamat_no hp_judul komik

4. Setelah kirim format order , bisa tanya kondisi komik, sinopsis dll

5. Payment via BNI // BRI (No. rek diberitahu setelah deal)

6. Shipment via JNE / TIKI. Semua harga yg tercantum belum termasuk ongkir.

8. For serious buyer. No hit and run ya.

 

Term and Condition

  • Comic by request dicarikan maksimal 7 hari kerja setelah itu dikabari lebih lanjut, harga menyesuaikan komiknya.
  • Setelah comic by request ready, agar buyer segera transfer. Maksimal booked 2 hari.
  • Comic by request diutamakan yang full set, karena paling cepat dicari.
  • Semua pengiriman akan dilakukan sehari setelah transfer.
  • Hari Sabtu / Minggu / Libur Nasional / Golden Weekend Toko kami tutup (slow response, harap maklum).
  • Untuk komik second kami berkualitas hingga 98 % (second but like new).

 

ds__store akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik 😉 ♡

Jika pelayanan kami memuaskan bisa dipromote ke teman-temanmu. Jika kurang tolong beritahu kami.

 

Image

Tentang Aku dan Sang Penjaga Waktu

“Time doesn’t exist, clocks do. – unknown

Kutipan diatas saya temukan dipersilangan Internet.

Mereka bilang, waktu itu tidak ada, kemudian manusia yang menciptakan.

Dunia, bumi, berputar begitu saja sesuai siklusnya, 24 jam katanya.

Tapi toh kalo 24 jam itu gak ada, bumi akan tetap berputar, hingga diperintahkan untuk berhenti.

Sadar atau tidak, berapa banyak manusia yang terperangkap dengan ‘waktu’nya sendiri.

Manusia budak waktu, mereka bilang waktu adalah uang, ditukarkan dengan sejumlah kehidupan mereka.

Seandainya 24 jam itu tidak ditemukan, masih kah manusia akan ribut kehilangan waktu? Kekurangan waktu? Sibuk menyesuaikan kehidupan mereka dengan waktu, mengejar waktu?

Kalau seandainya ‘waktu’ tidak diciptakan, apa manusia tidak bisa bekerja, tidak bisa hidup, hanya tau Jam berapa sekarang? Jam pagi, jam siang, jam malam.”

Manusia sekarang terbiasa diatur, oleh aturan yang diciptakan mereka sendiri.

Saya punya cerita sendiri tentang waktu.

Dari kecil aku tidak terbiasa menggunakan aksesoris yang menempel ditubuh, termasuk jam tangan.

Saya tahu tentang waktu, terutama hari minggu, dari serial animasi yang ditayangkan ditelevisi. Jam 7 adalah saatnya Ultraman beraksi. Jam 8 adalah dimana tayangan Doraemon berakhir. Jam 9 adalah saatnya Detective Conan muncul dan tengah hari adalah dimana seluruh tayangan tersebut habis, baru saya makan dan mandi. Boleh dibilang, saya adalah penjaga waktu yang handal, saya adalah jam berjalan.

Sampai kapanpun saya gak pernah pakai jam tangan, melihat jam sekenanya dari layar handphone atau melirik jam dinding, selebihnya saya tidak terlalu tertarik.

Hingga akhirnya saya harus ujian OSCE, katanya kalo OSCE haru pakai jam tangan yang ada detiknya. Ya sudah saya pun minta dibelikan papa. Untuk apa? Kata papa waktu itu, untuk ujian, yang ada detiknya ya jawabku (maksudnya jam digital).

Jangan kalian pikir jam tangan yang dibelikan adalah jam cantik yang banyak dipakai perempuan atau jam yang berkilau-kilau begitu atau jam berwarna cerah dan indah. Jam yang dibelikan papa, jam digital Casio, warnanya hitam, bentuknya kecil, ketika dipakai dipergelangan tanganku sangat pas, saya merasa keren. Terima kasih papa. Sama-sama, semoga ujiannya lancar terus, katanya.”

Saya lebih suka memakai jam tangan secara terbalik, dimana bagian penunjuk waktunya berada menutupi nadi pergelangan tangan, pun dengan aksesoris lain, misalkan gelang.

Jamnya selalu kupakai kalau OSCE, iya, cuma kalo OSCE atau SOCA (tapi lama-lama lupa) atau ujian tulis kalau ingat untuk memakainya. Harian, cuma saya taruh dikotaknya. Barang berharga untuk saya gak pernah saya pamerin, pasti saya simpan ditempat yang aman, dan hanya beberapa yang bisa ikut menikmati.

 

Jumat 7 Februari 2014 kemarin merupakan OSCE terakhir saya selama pre-klinik, Alhamdulillah tidak terlalu banyak mengalami kesulitan saat ujian, sebelum ujian sudah banyak kesulitan menimpa saya, errr, kecuali satu stase dimana saya buyar karena ke-tidak-profesional-an saya, errr. Pro-justica, p-pro- j-juss-ttica, prrojusticciya, pro-justicia ………………….  Afasia motorik sesaat, ada apa dengan area Broca saya?

Setelah OSCE saya berakhir, jam tangan saya putus menjadi 3 bagian, dibagian pengikatnya.

Image

secara anatomy rusak, secara fisiologis masih baik. hiks

Apakah jam tangan saya tahu bahwa tugasnya sudah berakhir?

Rasanya saya memang tidak terlalu menyukai ‘waktu’, tapi karena saya hidup didunia penuh aturan, saya rasa nanti pasti saya butuh jam tangan juga, tapi nanti. Saat ini belum ada yang menarik.

Ah, kecuali dengan pocket watch, itu cantik sekali. Saya membelinya di toko, dengan ornament bunga mawar kesukaan saya. Hehe.

Image

untuk aku yang enggan memakai jam tangan, 

tapi selalu bertanya Jam berapa sekarang?

Ya begitulah cerita saya dengan sang penjaga waktu.

Sampai jumpa dilain waktu.

Jakarta 09 Februari 2014 ; jam berapa sekarang?

Akhirnya!!!!

Akhirnya selesai juga!!!!!

Judul yang tepat untuk hari ini.

Coba diingat, waktu-waktu kelam harus bangun tengah malam.

Coba diingat, kertas-kertas yang berhamburan.

Coba diingat sindrom-sindrom pre-exam.

Hari ini adalah SOCA terakhir

bukan terakhir semester, bukan terakhir blok aja,

tapi yaaa terakhir.

Sampai tiba bertemu dengan SOCA-SOCA lainnya, pseudoSOCA, dan sebangsanya.

Karena masa-masa itu sudah berlalu, rasanya butuh sesuatu pengingat, biar tidak lupa rasanya.

Ada yang ingat? Pertama kali blok FBS? Teori sel dasar? Telomer?

Faal, histo, anatomi? Lemak, protein, karbohidrat? BAKTERI??

Ada yang ingat, perasaan tidak tahu apa-apa, harus apa, harus bagaimana?

Masih ingat, first date sama Sherwood, Junquira, Moore, HARPER?

Rasanya perut melilit dicekokin harper, ngapalin siklus kreb, yang ujung-ujungnya cuma ngehasilin berapa atp. Atau biosintesis protein yang tiba-tiba tadaaaa bisa jadi asam amino.

Pun akhirnya bisa adaptasi sama SOCA, tetep aja SOCA pre-syndrome selalu muncul. Udah berapa liter kopi yang terminum, hingga resistent? (Saya sih gak demen ngopi tapi)

Ada beberapa moment yang ingin saya ceritakan Waktu FBS 1-4 saya dapet Lemak dan Darah. Awal kasus klinik adalah RPS, kasus tentang kehamilan. EMS, kalo gak DM , tiroid (maaf lupa). DMS, dapet lipoma. HIS, syok anafilaktik (asli bikin syok, yang nguji orang PK).

Kemudian tiba lah pada blok NBS.

Kebayang gak, syaraf itu bentuknya kayak serabut-serabut, saling berkaitan, ada sinap-sinapnya terus harus dihubungkan sama hipotalamus.

Anggap aja hipotalamus adalah pembangkit tenaga, dan syaraf itu kabel-kabelnya.

Untuk bekerja listriknya harus diatur sedemikian rupa, lewat reaksi kimia.

Ribet? Gak kebayang? Sama, gue juga puyeng mikirinnya.

Selain tentang persyarafan, blok ini juga digabung sama psikiatri, tambah sulit? Emang, gue serasa jadi pasiennya.

Tapi ya, mau gimana lagi, karena SOCA adalah ujian penuh kejutan, ada sekitar 8-9 kasus yang harus dipahami dan diujikan tanpa tahu kamu dapat kasus apa.

Ditambah lagi rumitnya fisiologi, gimana mau ngerti ke patologinya?

Nama gue ada diurutan gelombang pertama, iya, gelombang ketok pintu.

Gue dapet kasus Stroke hemoragik.

Gue gak lulus, gue shock.

Yaudah, karena baru pertama kali gak lulus, gue down, meracau dan jadi pasien psikiatri *gak deh* Coba tanya sama temen-temen sekosan gue, tampang gue kaya gimana waktu itu …

Toh akhirnya gue ngulang, dapet kasus trauma kepala, pengujinya baik hati, gue lulus.

Habis NBS apa ya? SSS kalo gak salah, Special Sensory System.

Gue dapet kasus Korpus Alienum.

Gue shock, gue gak ngerti.

Tapi gue lulus, dan menjelaskan ala konjungtivitis biasa *nangis dijutekin penguji*

“Korpus itu badan, alien itu benda asing. Jadi ada benda asing di mata.” Penguji diem, gue ikutan diem.

Ada gue lho dimata kalian, hohohoho
Ada gue lho dimata kalian, hohohoho

 

Selanjutnya, CVS. Wahhh ini, gue udah hapal mati sama pre-load jantung, bagian jantung dan penyakitnya.

Apalagi pas diruang flipchart gue ngerasa gampang banget ngerjainnya, asyik dong.

Ternyata penguji gue orang perfeksionis

Gue gak lulus.

Sampe sekarang gue gak tau, itu kasus gue gagal jantung sama hipertensi, atau gagal jantung e.c hipertensi, atau gagal jantung tiba-tiba hipertensi.

Terus gue ngulang, dapet Buerger’s disease, pengujinya baik.

Pas waktu RS, gue dapet kasus TB.

Ternyata yang nguji gue adalah seroang penguji yang sama waktu gue blok CVS dan seorang yang sama dengan penguji SSS. (Iya SOCA diuji sama dua orang penguji)

Gue panik. Diagnosis gue salah.

Tapi ternyata gue lulus, gue dipuji katanya analisis gue bagus. Gue mengsem-mengsem.

*terus waktu CVS kenapa kamu ninggalin aku ha? kenapaaaa???*

Kemudian ada blok GUS, gue dapet trauma uretra. Waktu blok GIS, dapet apendisitis.

Terus pas di blok Tropical Medicine, kata temen gue ini SOCA terakhir. Kenyataannya masih ada satu lagi. Oh God, why?

Selama ini, selama kasus SOCA, gue selalu berdoa, Ya Tuhan jangan Engkau beri aku kasus infeksi, ya pokoknya jangan aja, saya bingung kenapa bakteri punya toksin, macem toksinnya apa, terus bedainnya gimana. Terus kenapa kalo infeksi bisa bla bla bla..

Di Tropical Medicine, semua kasus berkaitan dengan mikroorganisme tersebut.

Serasa habis sudah harapan…….

Sampe gue telepon bokap dengan nada sedih dan berharap dihibur

Pa, pelajaran kali ini aku gak bisa banget, susah aku gak ngerti. “Yaudah mbak kamu belajar aja, btw kamu udah makan belom, jaga kondisi aja, kalo ngantuk tidur bla bla bla…”

Hal yang wajar sebelum ujian, minta doa dari orangtua. Tiap mau ujian gue selalu sempetin diri untuk minta ditelepon. Cuma semenit dua menit, dan selalu berakhir dengan pesan jangan lupa makan, jaga kesehatan dibanding diingetin kamu udah hapal definisi dari tetanus? udah bisa nyambungin Trias Virchow? paracetamol dosisnya berapa? BCG dimana suntiknya? kalo penyelaman repetitive prosedur dekompresinya gimana?

Kalo ditanya gitu mungkin gue tambah stress.

Dan pada hari Senin 3 Februari 2014, tibalah SOCA blok MATRA.

Gue gelombang pertama, gue panik. Gue trauma pas blok NBS.

Gue gak bisa tidur, gak bisa makan, gak bisa ngapa-ngapain, gue ngambek sama buku-buku gue. Kenapa kalian gak ngerjain sendiri sih diruang flip chart.

Sampe kampus, gue langsung masuk ruang flipchart tanpa diisolasi.

Ternyata gue dapet DVT, terus penguji gue baik dua-duanya. Hehehe, yaudah.

SOCA terakhir alhamdulillah, gue lulus, memuaskan.

Walau gue lupa hukum tekanan, soalnya gue udah tertekan duluan.

Kayaknya gue gampang banget ya ngelewatinnya?

Enggak, kalian salah.

Tiap malam antara PR dan tugas yang bertumpuk.

Pagi ada kuliah dan tutorial, siang sampe sore ada lab.

Tiap sampe kosan, cape, gue tidur dulu.

Kalo malam gak begadang, kapan lagi gue nyelesain semua itu?

Perlahan jadi makhluk nokturnal, selalu tidur jam 1 pagi.

Kalo gak aktif malam hari, kapan gue bisa main sama teman-teman? Hahaha.

Terus, untung gue punya pasangan pengertian. Jarang gue ajak main.

Dari pagi sampe sore gue cuekin, baru malem gue telepon, dia sambil ngantuk-ngantuk.

Tiap mau SOCA dan ujian lain, ritual telepon nangis-nangis dulu.

Yaudah intinya adalah, ini semi berakhir. Toh nanti pas klinik gue bakal menemukan ujian yang sejenis. Walau gak sama persis.

Ujian terselubung, ujian yang nyata.

Bagaimana cara kita menghadapi masalah, meskipun terjatuh, pasti bisa bangkit lagi. Itulah manusia.

Terima kasih atas waktu luangnya membaca curhatan panjang lebar saya.

Besok saya ada OSCE, mohon didoakan ya.

Btw, ini post udah dari hari Senin yang lalu dalam bentuk draft dan baru bisa dirapiin sekarang.

Goodbye, dear you, SOCA 😉

Jakarta 06 Februari 2014 09:31