Bintangku Telah Redup

Terakhir kali aku melihat cahaya bertebaran di langit, sungguh indah dan nyata. sayang sekali keindahan tersebut untukku hanyalah sementara.

Gugusan bintang-ku telah meredup selamanya. Hilang, meledak di luar angkasa.

Apa daya, aku yang tertanam di tanah bumi, dan kau yang menggantung tinggi di langit, tidak mungkin bersua.

Jika kau menghilang selamanya, maka aku tak akan mampu memandangmu lagi. Aku pun akan segera layu disini, tapi kau tidak seharusnya peduli.

Sungguh aku baru sanggup menggores bait untukmu. Tidak lebih dari apa yang kuharapkan.

Semoga serpihanmu mampu menerangi dan melindungi dari jauh, meski kini bukan aku yang kau berikan cahaya itu.

Terima kasih atas sapaanmu di malam-malam yang lalu, itu sungguh membekas dihatiku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s